Consumer Preferences for Products Processed Dried Red Chillies (A Case Study: Bogor Region)

Endiyani Endiyani, Reza Salima

Abstract


Abstract

Development of postharvest processed dried red chili necessary as a substitute for the public consumption of fresh chilli. This research aimed to collected information on Consumer preferences or optimizing the utility of product attributes of dried red chili powder process. The research has done in November 2013 to February 2014 in Bogor and surrounding areas. Structured questionnaire was addressed to three group of respondents, they are housewives, food stalls and industrial users dried chili. Consumer preferences were analyzed using Conjoint Analysis is one of the modules in SPSS. The results showed that each consumer to express their preferences on processed products dried red chilli powder types. There are differences in the value of the interests of each product attribute respondents. There are two things that the most important factor in choosing the product dried red chili powder, namely the level of spiciness and aroma. For housewives and industrial users of dried red chilli, spiciness level (38.18% and 53.59%) is the most important attribute in consuming the product. While the food stalls, the aroma (35.29%) is the most important attribute in consuming the product. for the color attribute was ranked three and price ranked four in consuming the product.

Abstrak

Pengembangan pascapanen olahan cabai merah kering diperlukan sebagai substitusi konsumsi cabai segar bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menghimpun informasi menyangkut preferensi konsumen atau optimasi utilitas atribut produk olahan cabai merah kering. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2013 sampai dengan Februari 2014 di daerah Bogor dan sekitarnya. Kuisioner terstruktur ditujukan kepada 3 kelompok responden yaitu ibu rumah tangga, warung makan dan industri pengguna cabai kering. Preferensi konsumen dianalisis dengan menggunakan Analisis Konjoin, yaitu salah satu modul dalam SPSS. Hasil penelitian menunjukkan masing-masing konsumen mengekspresikan preferensinya terhadap produk olahan cabai merah kering jenis bubuk. Terdapat perbedaan nilai kepentingan atribut produk dari masing-masing responden. Ada dua hal yang menjadi faktor terpenting dalam memilih produk cabai merah kering bubuk yaitu tingkat kepedasan dan aroma. Untuk ibu rumah tangga dan industri pengguna cabai merah kering, tingkat kepedasan(38.18 % dan 53.59 %) merupakan atribut terpenting di dalam mengkonsumsi produk. Sedangkan warung makan, aroma(35.29 %) merupakan atribut terpenting di dalam mengkonsumsi produk. Untuk atribut warna menduduki peringkat ketiga dan harga menduduki peringkat ke empat di dalam mengkonsumsi produk.


Keywords


Consumer Preferences; Conjoint Analysis, Dried Red Chilli Powder; Product Attributes.

Full Text:

PDF

References


Adiyoga, W. dan Nurmalinda. 2012. Analisis Konjoin Preferensi Konsumen Terhadap Atribut Produk Kentang, Bawang Merah dan Cabai Merah. Jurnal Hortikultura. 22(3): 292-302.

Adiyoga, W. 2011. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku dan Keputusan Konsumen Untuk Membeli Kentang, Bawang Merah dan Cabai Merah. Jurnal Hortikultura. 21(3): 280-294.

Dwipurwani, O. dan D. Cahyawati. 2011. Preferensi Pengguna Layanan Perpustakaan dengan Menggunakan Analisis Konjoin. Jurnal Penelitian Sains. 14(2): 7-11.

Ernst, S., M.T. Bette, K. Darby dan T. Worley. 2006. What Matters In Consumer Berry Preference-price? Source? Or Quality?. Jurnal Food Distrib. Res. 37 (1): 68-71.

Hinson, RA. dan Bruchhaus, M.N. 2008. Consumer Preferences for Locally Produced Strawberries. Jurnal Food Distrib. Res. 39 (3): 1-4.

Jesionkowska, K., S. Sijtsema, R. Simoneaux, D. Konopacka dan W. Plocharski. 2008. Preferences and Consumption of Dried Fruit and Dried Fruit Product Among Dutch, French and Polish Consumers. Jurnal Fruit and Ornamen. Plant. Res. 16.261-274

Malhotra, N.K. 2004. Marketing Research an Applied Orientation. Fourth Edition. United States (US): Pearson Education International.

Munandar, J. M. dan Y. E. Hermawan. 2010. Analisis Preferensi Pengunjung dan Positioning Pusat Perbelanjaan Modern di Kota Bogor (Studi Kasus: Botani Square, Ekalokasari Plaza, Bogor Trade Mall, dan Pangrango Plaza). Jurnal Ilmiah Departemen Manajemen FEM. 6: 123-135

Mennecke, B.E., A.M. Townsend, D.J. Hayes dan S.M. Lonergan. 2007. A Study of the Factors that Influence Consumer Attitudes Toward Beef Products Using the Conjoint Market Analysis Tool. Jurnal Animal. Sci. 85 (263): 9-59

Sari, D.P., H. Prastawa dan D. Lintang. 2010. Analisis Tingkat Kepentingan Atribut Perpustakaan Berbagai Riset Melalui Metode Conjoint Analysis Studi Kasus di Universitas Diponegoro. Jurnal TI Undip. 5(2): 105-118.

Sugiyono. 2007. Statistika untuk Penelitian. Bandung (ID) : Alfabeta

Suranto, A dan M. Riza. 2005. Penentuan Strategi Pemasaran Berdasarkan Perilaku Konsumen dengan Metode Diskriminan. Jurnal Ilmiah Teknik Industri. 04 (1): 18-27

Setyaningsih, D., A. Apriyantono dan M.P. Sari. 2010. Analisis Sensori Untuk Industri Pangan dan Agro. Bogor(ID): IPB Press

Tjiptono, F. 2005. Strategi Pemasaran. Edisi kedua cetakan keenam.Yogyakarta (ID): Andi

Winneke, O. dan R. Habsari. 2001. Kamus Lengkap Bumbu Indonesia. Jakarta (ID): . Gramedia Pustaka Utama.


Refbacks



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License  

Copyright© 2016-2017 | ISSN: 2579-4973

Jl. Bandara Iskandar Muda Km 12 Desa Cot Suruy,

Kec. Ingin Jaya Kab. Aceh Besar 23372

Telp: (0651) - 34492 Fax: (0651) - 34492

Email: info@poliven.ac.id